Rabu, 06 Juni 2012

Manfaat Yoga Bagi Kesehatan

|0 comments
Ghiboo.com - Kini Yoga semakin digemari banyak orang sebagai alternatif untuk melakukan latihan fisik. Yoga tak hanya meningkatkan kelenturan, kekuatan dan keseimbangan tubuh. Namun ternyata banyak manfaat lain yang bisa diperoleh melalui rutin melakukan Yoga.

Menurunkan Stres

Menurut National Center for Complementary and Alternative Medicine, yoga mencegah berbagai jenis gangguan neurologis, seperti membantu pasien dalam melawan gejala gangguan saraf seperti sakit kepala akut, depresi, gangguan psikologis dan sebagainya.

Penelitian dalam Psychosomatic Medicine journal ini juga mengungkapkan bahwa wanita, bahkan pemula, yang berlatih Hatha Yoga (latihan yang berfokus pada penyatuan pernafasan dan olah tubuh) dapat meningkatkan hormon bahagia dengan mengurangi tingkat stres.

Menyembuhkan Asma

Sebuah penelitian yang dipresentasikan pada Pertemuan Tahunan ke-56 American College of Sport Medicine (ACSM) di Seattle menunjukkan bahwa setelah 10 minggu latihan Yoga, pasien dewasa penderita asma dapat meningkat kualitas hidupnya, dan bisa mengurangi gejala asma.

Menormalkan Berat Badan

Hasil penelitian yang dilakukan peneliti Fred Hutchinson Cancer Research Center di Settle menunjukkan jika Yoga juga membantu meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas, juga menyeimbangkan berat badan ketika Anda mencapai usia paruh baya. Peneliti melakukan penelitian dengan meminta partisipan overweight untuk Yoga selama satu dekade, dan ternyata berhasil membuat berat badan kembali normal.

Memerangi rasa lelah bagi pasien kanker

Penelitian menunjukkan bahwa penderita kanker yang ikut latihan yoga dapat menaikkan kualitas tidurnya dan melawan rasa lelah. Tak sekedar mengurangi stres, yoga juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jenis yoga, seperti Thus Yoga, amatlah dianjurkan bagi penderita kanker dan perlu dikombinasikan dengan latihan pernapasan restotratif untuk membantu memperbaiki pola tidur mereka

Sumber : Yahoo She

Yoga Lancarkan Puasa

|0 comments
TRIBUNNEWS.COM - Bingung memilih olahraga apa selama puasa? Anda bisa mencoba yoga atau olahraga lain. Keduanya memiliki manfaat yang hampir sama sehingga layak untuk dikombinasikan.
Selama puasa banyak orang mengurangi aktivitas beban mereka, termasuk olahraga. Padahal berolahraga selama puasa bisa meningkatkan daya tahan tubuh.
Instuktur Yoga dari Social Yoga Club Yudhi Widdyantoro mengemukakan bahwa yoga sama halnya seperti puasa. Yoga diibaratkan sebagai meditasi yang bergerak. Keduanya sama-sama menenangkan dan memfokuskan pikiran.
Puasa juga dianggap memiliki efek positif pada kesehatan pencernaan. Dan dalam kacamata yogi, Yudhi menuturkan sehat itu bukan artinya tidak ada penyakit, melainkan semua organ-organ dalam tubuh berjalan sesuai fungsinya.
Tidak ada perbedaan yang signifikan antara yoga bila tidak puasa dengan yoga selama puasa. Yoga merupakan olahraga yang tidak membutuhkan beban besar dan terfokus pada keseimbangan pikiran, jiwa dan raga.
"Bila kita melakukan yoga selama puasa, pikiran akan lebih fokus sehingga niat kita untuk berpuasa dan meningkatkan iman juga akan semakin lancar," katanya.
Untuk lamanya aktivitas, Yudhi menyebutkan tidak ada bedanya dengan olahraga lain. Jika orang disarankan melakukan olahraga setidaknya 10 sampai 15 menit setiap hari di pagi, begitu juga dengan yoga.
Ritme latihannya pun sama dengan olahraga lainnya, ada pemanasan, lalu meningkat menjadi aktivitas inti dan menurun ke arah pendinginan.
"Yang terpenting dalam satu sesi ada postur berdiri untuk energizing, duduk, jongkok dan tidur untuk relaksasi," jelasnya.
Dengan yoga seseorang bisa menyimpan dan menambah energi yang meningkatkan kesadaran. Alhasil pikiran lebih tenang dan puasa menjadi lebih lancar.

Sumber : Yahoo She

Pilates Dan 6 Alasan Melakukannya

|0 comments
Pilates bukan hanya sekadar gaya-gayaan. Ada banyak manfaatnya bagi tubuh kita. Berikut ini beberapa di antaranya.


Meningkatkan performa saat berolahraga
Pilates akan meningkatkan performa Anda di cabang olahraga apa pun yang Anda tekuni dengan membantu otot-otot Anda menjadi lebih kuat, lebih fleksible, dan lebih terkoordinasi. Joseph Pilates, penemu dari metode ini, adalah seorang petinju, pesenam, penyelam, pemain ski. Dia menggunakan latihan-latihan ini untuk membantu merehabilitasi tentara pada saat perang dunia. Bayangkan apa yang dapat ia lakukan untuk Anda.

Membentuk postur tubuh yang lebih baik
Pilates tidak hanya membuat Anda menjadi lebih tinggi dan ramping, tapi juga dapat menghindari masalah-masalah yang terjadi di daerah leher dan kepala. Pilates menguatkan dan memanjangkan otot-otot tubuh Anda terutama otot-otot bagian belakang, membantu Anda terlihat lebih tinggi, lebih langsing, dan lebih elegan bahkan saat hanya sedang dalam posisi berdiri.

Membentuk perut dan bokong yang indah
Pilates selalu mengaktifkan otot inti paling dalam, otot perut, panggul, dan bokong. Pilates akan mengolah seluruh otot di tubuh anda, tapi otot-otot inti akan mendapatkan perhatian lebih, terutama otot bokong. Hasilnya bokong Anda akan lebih kencang dan seksi.

Mengaktifkan kerja seluruh lapisan otot
Daripada melakukan olahraga rutin yang hanya bekerja pada otot lengan, kaki, dan perut, mengapa tidak mencoba sesuatu yang melibatkan seluruh otot yang Anda punya?

Mengurangi stres
Kita tahu bahwa stres mempengaruhi kondisi tubuh. Stres membuat anda cepat lelah, merusak diet Anda, menyebabkan sakit kepala, dan sebagainya. Pilates akan membantu mengurangi stres dan hal-hal negatif lain yang mempengaruhi tubuh Anda. Anda akan lebih tenang, tidur lebih baik, dan tekanan darah turun.

Mengurangi risiko cedera
Dengan melatih otot-otot Anda untuk bekerja sesuai tugasnya masing masing dan dengan urutan kerja otot yang benar, Anda akan terhindar dari cedera pada saat beraktivitas atau berolahraga. Jika Anda pernah mengalami nyeri di tulang punggung atau terkilir mata kaki setelah berolahraga, pilates akan mengajarkan anda bagaimana bergerak dengan benar.


***

Ingin mencoba pilates untuk pertama kalinya?
Pilates Movement akan mengadakan seminar yang bertajuk ” Enhance performance in all your sport and daily activities” pada hari Kamis, 7 Juni 2012 pukul 18.00-21.00 WIB.

Pilates Movement adalah satu-satunya studio pilates yang melatih metode STOTT PILATES. Pilates Movement berlokasi di lantai satu ELITE CLUB EPICENTRUM Komplek Rasuna Epicentrum.

Sumber : Yahoo She

Selasa, 08 Mei 2012

Menangkal Penyakit Hepatitis C Dengan Teh Hijau

|0 comments
REPUBLIKA.CO.ID, HANNOVER - Flavonoid yang terkadung dalam teh hijau bisa mencegah virus hepatitis C (HCV) masuk ke hati. Peneliti dari Jerman mengungkapkan epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yang terkadung dalam teh hijau dapat mencegah masuknya HCV setelah transplantasi hati (penggantian hati).
Sandra Ciesek dan Eike Steinmann dari Hannover Medical School di Jerman meneliti efek molekul EGCG dalam mencegah HCV dari sel-sel melekat pada hati. "Katekin teh hijau seperti EGCG dan turunannya epigallocatechin (EGC), epicatechingallate (EKG), dan epikatekin (EC) menunjukkan sifat antivirus," kata Ciesek. Penelitian mereka mengeksplorasi efek potensial flavonoid ini dalam mencegah reinfeksi HCV setelah transplantasi hati.
Para peneliti berpendapat bahwa EGCG dapat menghambat masuknya sel HCV dengan bertindak pada sel inang (host) sebagai pelindung. Pretreatment sel dengan EGCG tidak mengurangi infeksi, namun bisa menghambat penyebaran HCV.
"EGCG pada teh hijau menghambat masuknya sel HCV dengan virus," Ciesek menambahkan,
Infeksi HCV dapat menyebabkan hepatitis kronis atau kanker hati primer. Menurut data WHO, penyakit ini diderita oleh 170 juta orang di seluruh dunia. Sementara ini pengobatan standar yang banyak diterapkan yaitu penggunaan interferon dengan ribavirin dan inhibitor protease. Namun sayang, cara ini baru dapat menghapus infeksi pada sebagaian kecil pasien. Pasien pada umumnya belum dapat merespon terapi ini.

Sumber : Yahoo!She
 

Mengetahui Efek Merugikan Dari Teh Hijau

|0 comments
Ghiboo.com - Teh hijau memang sudah diyakini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain kaya antioksidan, beberapa penelitian menunjukkan jika teh hijau mampu menurunkan berat badan bagi penikmatnya. Tapi mungkin, beberapa fakta berikut ini perlu Anda ketahui.
Bagaimana dan kapan harus meminum teh hijau:
Miliki kesegarannya

Menyeduh teh hijau yang segar memang sehat dan baik untuk tubuh. Anda boleh menikmatinya panas atau dingin tapi pastikan tidak disimpan lebih dari satu jam. Sebaiknya menghindari minum teh hijau saat sangat panas, karena bisa menyebabkan kanker tenggorokan. Jika Anda menyimpan teh dalam waktu yang lama, ia bisa kehilangan vitamin dan antioksidan. Selain itu, sifat anti-bakterinya juga akan berkurang. Malah, teh akan menyimpan banyak bakteri jika dibiarkan terlalu lama. Jadi, segera meminumnya untuk menghindari efek samping bagi tubuh.
Satu jam sebelum makan

Orang yang diet menyukai minum teh hijau sebelum makan, karena teh hijau bermanfaat menurunkan berat badan. Teh hijau dapat mengontrol nafsu makan untuk waktu yang cukup lama. Waktu yang ideal untuk meminum teh hijau adalah satu jam sebelum atau setelah makan. Hal ini karena teh hijau mengandung kafein yang mengontrol nafsu makan. Jadi, jika diminum satu jam sebelum makan, teh hijau dapat mengendalikan rasa lapar. Jika ingin menghindari cemilan berat di sore hari, minum teh hijau dengan biskuit rendah lemak. Hindari minum teh hijau di pagi hari, terutama pada perut kosong.
Jangan digabung dengan obat

Untuk menghindari efek samping dari obat-obatan dan teh hijau, jangan pernah mengonsumsi keduanya bersamaan.
Efek samping

Teh hijau yang sangat pekat memiliki kandungan kafein dan polifenol yang tinggi. Bahan-bahan dalam teh hijau memiliki efek samping pada tubuh. Teh hijau yang kuat atau pekat dapat menyebabkan gangguan pencernaan, sulit tidur, tekanan darah tinggi bahkan jantung berdebar.
Porsinya

Sudah dijelaskan sebelumnya, mengonsumsi teh hijau berlebihan memicu efek samping. Meminumnya lebih dari 2-3 cangkir teh hijau dapat membahayakan tubuh Anda. Karena teh hijau mengandung kafein. Maksimal 3 cangkir saja setiap hari.

Sumber : Yahoo!She
 

Penyebab Sering Kencing Dimalam Hari

|0 comments
Ghiboo.com - Sebagian orang yang tidak bisa menahan buang air kecil di malam hari telah membingungkan para ilmuwan. Kini, para ilmuwan telah menemukan sebuah protein yang bisa menjelaskan mengapa ada orang yang lebih sering buang air kecil di malam hari.
Tim penelitian dari Kyoto University menemukan protein, yang disebut connexin43. Connexin43 merupakan bagian dari suatu kelompok protein yang mempengaruhi irama sirkandian. Protein ini menjadi pengontrol kapasitas kandung kemih dan berperan menentukan seberapa lama air seni bisa tersimpan di kantong kemih sebelum dikeluarkan.
Penelitian yang dipimpin oleh Osamu Ogawa dilakukan menggunakan tikus yang secara genetika telah dimodifikasi untuk tidak memiliki gen yang memproduksi connexin43.
Untuk mengamati seberapa sering tikus buang air kecil di malam hari, peneliti menggunakan gulungan kertas saring yang berubah menjadi warna ungu bila terkena bahkan sedikit cairan.
Peneliti menemukan tikus dengan gen connexin43 abnormal memiliki intensitas buang air kecil yang lebih jarang dibandingkan gen normal. Dan ketika peneliti melihat sel-sel otot kandung kemih menunjukkan bahwa produksi connexin43 berkaitan erat dengan perubahan ritme sirkadian.
Para peneliti mengatakan ada kemungkinan jalur sirkadian yang lain mengalami gangguan, termasuk penurunan korteks, bagian otak yang terangsang oleh sinyal dari kandung kemih atau terlalu banyak memproduksi urin oleh ginjal di malam hari.
"Penelitian ini menjelaskan mengapa orang sehat tidak buang air kecil ketika tidur, dari sudut pandang fungsi kandung kemih," jelas kata Dr Akihiro Kanematsu dari Hyogo College of Medicine, Jepang, dikutip melalui LiveScience (4/5).
Kebutuhan kronis untuk buang air kecil di malam hari, disebut dengan istilah enuresis noktural, yang juga menyebabkan ngompol pada bayi dan anak-anak.

Sumber : Yahoo!She
 

Mengatur Jarak Kehamilan Dengan ASI

|0 comments
TRIBUNNEWS.COM - ASI eksklusif tidak hanya bagus untuk anak. Jika si ibu ingin mengatur jarak kehamilan ini menjadi cara tepat.
Petugas BKKBN  Kepri, dr Dhenok Maya Dewi mengatakan dalam 6 bulan pertama sejak melahirkan (MAL = Metode Amenore Laktasi), sebenarnya sudah bisa mencegah kehamilan.
"Perlu diketahui bahwa kehamilan dapat terjadi sebelum kembalinya haid pertama sejak melahirkan karena ovulasi terjadi sebelum haid," jelas Dhenok.
Ada beberapa metode kontrasepsi pasca persalinan untuk ibu yang  menyusui, yaitu Nonhormonal terdiri dari kondom, IUD/AKDR, Kontap (Kontrasepsi mantap). Sedangkan alat kontrasepsi hormonal yaitu metode yang mengandung hormon progestin saja, seperti implant/susuk KB.
Dianjurkan untuk ibu menyusui setelah 6 minggu melahirkan, suntik KB 3 bulanan dan pil KB khusus untuk ibu menyusui yang hanya mengandung progestin saja.
Prinsipnya,  ibu menyusui dapat menggunakan kontrasepsi yang  tidak mengurangi jumlah ASI, terutama pada 6 bulan pertama di mana bayi belum mendapat makanan tambahan selain ASI.
Yang dapat dipakai bisa KB nonhormonal atau hormonal, misalnya pil KB dari golongan progesteron rendah, atau suntikan yang hanya mengandung hormon progesteron yang disuntikan per 3 bulan.  Kontrasepsi yang mengandung estrogen tidak dianjurkan karena akan mengurangi jumlah ASI. IUD cukup aman pada ibu menyusui dan banyak dipilih.

Sumber : Yahoo!She
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...